Cara Kerja

Proses yang terstruktur.
Dari awal pembahasan.

Kejelasan kebutuhan, evaluasi kualitas, dan koordinasi pasokan menjadi bagian dari pembahasan perdagangan.

Trading Workflow

Empat tahap awal.
Satu alur pembahasan.

01

Inquiry

Sampaikan produk, spesifikasi, volume, dan tujuan pengiriman.

02

Verifikasi kebutuhan

Kebutuhan teknis dan konteks komersial menjadi dasar pembahasan.

03

Penawaran indikatif

Spesifikasi serta opsi transaksi dibahas berdasarkan hasil verifikasi.

04

Negosiasi formal

Ketentuan perdagangan dituangkan dalam kesepakatan para pihak.

Quality Approach

Spesifikasi sebagai
dasar evaluasi.

Kebutuhan kualitas dikaji melalui parameter teknis dan hasil analisis per lot. Inspeksi independen dapat dibahas ketika diperlukan dalam lingkup transaksi.

Dokumen dan metode analisis yang relevan menjadi bahan verifikasi sebelum kesepakatan komersial dilanjutkan.

Lihat parameter coal
01

Requirements review

Kategori coal, GAR, parameter tambahan, volume, serta destinasi.

02

Material verification

Pembahasan kesesuaian spesifikasi menggunakan analisis lot terkait.

03

Inspection coordination

Lingkup inspeksi dan dokumen disepakati sesuai kebutuhan transaksi.

Model koordinasi rantai pasok
Hauling→Barging→Transshipment→Ocean Shipping
Ilustrasi infrastruktur logistik pelabuhanSupply chain coordination
Supply Chain

Koordinasi di setiap
titik perpindahan.

Model rantai pasok mencakup hauling, barging, transshipment, hingga ocean shipping. Kebutuhan dan peran penyedia jasa dibahas sesuai struktur transaksi.

Lingkup koordinasi GBEI dan tanggung jawab mitra terkait ditetapkan dalam pembahasan komersial.

Dokumen & tahapan perdagangan

Pembahasan dapat mencakup LOI/BCL, FCO, SPA, serta inspeksi dan pengapalan. Urutan, dokumen, dan ketentuan aktual mengikuti verifikasi serta kesepakatan para pihak.

Mulai percakapan

Kebutuhan Anda.
Langkah berikutnya.

Mulai dari spesifikasi, volume, dan tujuan pengiriman. Susun kebutuhan pengadaan B2B Anda bersama GBEI.